No comments

YUK KENALI PENYEBAB KANKER SERVIKS SEBAGIAN BAGIAN DARI INFORMASI!

Kenapa Bisa Terjadi Sakit Perut Bagian Bawah? - Alodokter

Sumber gambar alodokter.com

Penyebab kanker serviks – mengetahui penyakit suatu penyakit adalah hal yang harus dilakukan sebagai pencegahan pertama yang bisa dilakukan. Dengan mengetahui penyebab penyakit, Anda bisa dengan mudah melakukan pencegahan. Dengan begitu, resiko terpapar penyakit pun akan berkurang.

Mengetahui penyebab penyakit sendiri bisa dibilang susah susah gampang; tergantung pada bagaimana Anda mengumpulkan informasi. 

Tapi beruntunglah Anda jika hidup di zama sekarang. Pasalnya, segala informasi bisa diperoleh dengan mudah. Pun yang berkaitan dengan penyebab suatu penyakit. Anda bisa mencarinya di internet. 

Lalu apakah semua penyebab penyakit bisa ditemukan? Tidak akan semua. Sebab beberapa penyakit mungkin terlalu sulit dipelajari sehingga menemukan penyebabnya adalah perkara yang sukar untuk dilakukan.

Lantas bagaimana dengan penyebab kanker? Apakah mencari informasi mengenai hal tersebut mudah untuk dilakukan?

Khusus untuk penyebab kanker, khususnya penyebab kanker serviks, kami akan menjelaskan beberapa saja untuk Anda. Beberapa penyebab kanker ini bisa Anda jadikan rujukan. Penyebab-penyebab ini bisa Anda telaah dan dalami untuk kemudian dijadikan bahan pencegahan dini.

HPV DAN KANKER SERVIKS; MENGENAL PENYEBAB KANKER SERVIKS YANG SERING DISEPELEKAN 

Human Papilloma Virus atau yang kemudian disingkat menjadi HPV, adalah jenis virus yang berbahaya. Virus ini bisa menular dengan berbagai cara. Salah satu diantaranya adalah dengan berhubungan badan. 

Dikutip dari alodokter.com, HPV dan kanker adalah dua hal yang sulit untuk dipisahkan. Betapa tidak, hampir seluruh dari penderita kanker leher rahim terkontaminasi virus yang sama; yaitu HPV. 

Dijelaskan pada hellosehat.com bahwa HPV sendiri memiliki lebih dari seratus jenis virus, tapi sejauh ini, hanya ada 13 virus yang dapat menginveksi dan menjadi penyebab dari kanker jenis ini. 

Dijelaskan pula bahwa HPV dapat menghasilkan dua jenis protesin yang berbahaya bagi tubuh penderita. Keduanya adalah protein E6 dan E7. 

Kedua jenis protesin ini dapat mengonaktifkan beberapa gen dalam tubuh yang berperan menghentikan pertumbuhan tumor dan membuat sel tumbuh secara tidak wajar. Dalam kasus tertentu, pertumbuhan sel yang terjadi justru berkembang dan menjadi penyebab kanker serviks

Mungkin, Anda akan bertanya seperti ini; apakah virus ini tidak bisa dicegah? Sebenarnya bisa. Salah satunya adalah dengan menggunakan vaksin. Hanya saja, penggunaan vaksin saja tidak cukup. Kenapa? Karena sebagai Anda tahu, vaksin hanya akan bertahan selama beberapa waktu (ada batas yang akan dicapai). Oleh karenanya, cara paling efektif untuk mencegah penularan virus ini adalah memperhatikan pola penularannya. 

Ya, khusus untuk kanker serviks, pola penularan HPV cenderung mengarah pada perilaku seksual beresiko. 

Saat Anda melakukan perilaku seksual beresiko, Anda memiliki resiko yang jauh lebih tinggi terkena penyakit ini. Tapi sebaliknya, saat Anda melakukan perilaku seksual yang aman, resiko terpapar virus dan penyakit ini pun akan lebih terhindarikan.

Oleh karena itu, penting kiranya agar Anda memperhatikan hal tersebut. Melakukan seks yang aman dalam hal ini sangat dianjurkan.

MENCEGAH TIDAK HANYA BISA DILAKUKAN DENGAN MEMAHAMI PENYEBAB KANKER SERVIKS SAJA

Memang, dengan memahami penyebab dan pola penularannya, Anda akan dengan mudah menghindari hal-hal yang beresiko. Namun demikian, itu saja tidak cukup. Butuh kesadaran dan konsistensi yang kuat agar Anda benar-benar menjalankan semuanya dengan benar dan aman.

Dalam hal ini konsistensi adalah sesuatu yang mahal. Tuntutan agar Anda benar-benar menerapkan pencegahan adalah keharusan wajib dilakukan secara konsisten.

Itulah tadi hal-hal yang terkait dengan penyebab kanker serviks. Penyebab di atas bisa dijadikan informasi dan rujukan untuk keperluan Anda di masa yang akan datang.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>